MKU Limited dan PT Republikorp Teken MoU untuk Lokalisasi Manufaktur Elektro-Optik di Indonesia dalam Kerangka TKDN
16 June 2026
Paris, Perancis, 15 Juni 2026 - MKU Limited, perusahaan teknologi pertahanan terkemuka asal India, dan PT Republik Korpora Indonesia (Republikorp), perusahaan holding industri pertahanan swasta terbesar di Indonesia, menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) untuk bersama-sama mengembangkan dan melokalisasi kemampuan manufaktur elektro-optik di Indonesia. Kemitraan ini disusun sejalan dengan kebijakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dan menjadi tonggak penting dalam penguatan kerja sama industri pertahanan antara Indonesia dan India.
Kemitraan Strategis untuk Memperkuat Kerja Sama di Kawasan Indo-Pasifik
Melalui MoU ini, divisi Netro Optronics milik MKU akan bekerja sama dengan Republikorp untuk membangun pengembangan kemampuan produksi dan integrasi di dalam negeri bagi sistem elektro-optik canggih yang mencakup teknologi penglihatan malam (night vision), pencitraan termal (thermal imaging), platform fusi multisensor, serta solusi pemantauan dan kesadaran situasional untuk kebutuhan prajurit maupun berbagai platform pertahanan.
Kerja sama ini mencakup transfer teknologi, manufaktur bersama, sertifikasi lokal, serta integrasi portofolio teknologi optronik MKU ke dalam ekosistem pertahanan Indonesia.
Republikorp, yang didirikan pada tahun 2013 dan dikenal sebagai holding industri pertahanan swasta terbesar di Indonesia, menghadirkan jaringan fasilitas manufaktur yang luas serta pengalaman dalam aspek regulasi industri pertahanan. Dalam beberapa tahun terakhir, Republikorp telah menjalin berbagai kerja sama lokalisasi dengan perusahaan-perusahaan pertahanan global di bidang sistem tanpa awak, teknologi rudal, dan platform maritim. Melalui kemitraan dengan MKU, pendekatan serupa kini diterapkan pada teknologi optronik guna memperkuat ekosistem manufaktur pertahanan nasional yang mandiri.
Ambisi Ekspor Pertahanan India dan Peran MKU
Ekspor pertahanan India mencapai rekor tertinggi sebesar ₹38.424 crore pada Tahun Fiskal 2025–2026, meningkat 62,66% dibandingkan tahun sebelumnya. Pencapaian ini menjadi bagian dari target India untuk mencapai nilai ekspor pertahanan sebesar ₹50.000 crore per tahun pada 2029.
Sektor swasta berkontribusi sebesar ₹17.353 crore terhadap capaian tersebut dan kini menjadi salah satu pilar utama dalam keberhasilan ekspor pertahanan India.
Seiring percepatan India menuju posisi sebagai pusat manufaktur dan ekspor pertahanan global, perusahaan-perusahaan seperti MKU memainkan peran penting dalam menerjemahkan ambisi nasional menjadi capaian nyata. Melalui inovasi berkelanjutan, fasilitas manufaktur berstandar internasional, dan jejak operasional yang semakin luas, MKU terus memperkuat posisi India sebagai mitra terpercaya dalam penyediaan solusi pertahanan berteknologi tinggi bagi berbagai negara.
Didukung Hubungan Pertahanan Indonesia–India yang Semakin Erat
MoU antara MKU dan Republikorp ditandatangani di tengah semakin eratnya hubungan pertahanan antara India dan Indonesia. Pada November 2025, kedua negara menyelenggarakan Dialog Menteri Pertahanan ke-3 yang menghasilkan kesepakatan pembentukan Joint Defence Industry Cooperation Committee, yang mencakup kerja sama transfer teknologi, penelitian dan pengembangan (R&D), harmonisasi sertifikasi, serta integrasi rantai pasok.
Penguatan hubungan tersebut juga tercermin melalui kesepakatan Indonesia untuk mengakuisisi sistem rudal jelajah supersonik BrahMos, yang menjadi salah satu tonggak penting dalam perjalanan ekspor pertahanan India.
MoU ini membangun momentum tersebut melalui implementasi kerja sama di tingkat industri dan secara langsung mendukung agenda kemandirian industri pertahanan Indonesia melalui kerangka TKDN, yang memiliki semangat serupa dengan kebijakan Atmanirbhar Bharat milik India.
Menanggapi penandatanganan kerja sama ini, Vice President – International Sales MKU, Karan Gupta, menyampaikan:
"MoU dengan Republikorp merupakan langkah penting dalam ekspansi internasional MKU sekaligus wujud nyata kemampuan India sebagai mitra pertahanan jangka panjang yang terpercaya bagi kawasan Indo-Pasifik. Lokalisasi portofolio teknologi elektro-optik kami di Indonesia melalui skema produksi bersama yang memenuhi ketentuan TKDN merupakan komitmen strategis terhadap kedaulatan industri pertahanan Indonesia serta penguatan hubungan antara dua negara maritim besar."
